Home » pengetahuan » CIRI CIRI MATA UANG PALSU

CIRI CIRI MATA UANG PALSU

Uang palsu adalah uang yang dicetak atau dibuat oleh perseorangan maupun perkumpulan/sindikat tertentu dengan tujuan uang palsu hasil cetakannya dapat berlaku sesuai nilainya dengan sebagaimana mestinya. Untuk mendeteksi, mengidentifikasi dan melihat perbedaan antara uang yang asli dengan uang palsu alias upal diperlukan teknik analisis yang cukup sederhana dan bisa dilakukan siapa saja dengan mudah.

Hati-hati bagi pengguna mata uang Rupiah, karena pemalsuan sedang marak kembali. Belum lama ini seorang Team Leader SPG kantor saya “tertipu” menerima uang palsu.

1. Cetakan kasar, garis2 lengkungnya kurang transparan.
2. Gambar tembus pandang berupa sketsa asal-asalan.

3. Hasil cetak tidak tajam, agak blur. Warnanya juga berbeda.
4. Tahun dan tanda tangan berbeda.
5. Ukuran berbeda.

6. Warna-warna tambahan lebih kasar [kontras].
7. Pita hologram berbeda. Yang asli ada tulisan BI dan angka di pitanya.

Menurut Lucky Fathul A.H (Direktur direktorat peredaran uang) sedikitnya ada 9 cara mudah mengenali tanda-tanda uang kertas rupiah asli yaitu:

1. Tanda Air – Pada kertas uang terdapat tanda air berupa gambar yang dapat dilihat bila diterawang ke arah cahaya.
2. Benang Pengaman – Ditanam pada ketebalan kertas sehingga tampak sebagai garis melintang dari atas ke bawah, dapat dibuat tidak memendar maupun memendar dibawah sinar ultra violet dengan satu warna ataupun beberapa warna.
3. Cetak Intaglio – Cetakan yang timbul dan akan tampak jika diraba.
4. Rectoverso – Pencetakan suatu ragam bentuk yang menghasilkan cetakan pada bagian muka dan belakang beradu tepat (saling mengisi).
5. Optical Variable Ink – Hasil cetak mengkilap (glittering) yang berubah-ubah warnanya bila dilihat dari sudut pandang berbeda.
6. Huruf Mikro – Pencetakan tulisan dalam ukuran mikro dan hanya dapat dilihat dengan kaca pembesar.
7. Invisible Ink – Hasil cetak tidak kasat mata tetapi tampak lebih jelas memendar di bawah sinar ultra violet.
8. Multilayer latent image/metal layer – Teknik cetak dimana dalam satu bidang cetakan terlihat; lebih dari datu obyek gambar bila dilihat dari sudut pandang berbeda.
9. Color Window/Clear window – Pada uang kertas terdapa bagian yang terbuat dari plastik transparan berwarna/tidak berwarna.

Mengetes uang Rp 100.000 – Rp.50.000 dan Rp. 20.000
1. Lipat menjadi 4 bagian secara simetris memanjang
2. Tekan uang tersebut dengan perasaan secukupnya
3. Buka perlahan-lahan lipatan uang tsb
4. Bila kacamata Bung Hatta,WR Supratman atau Ki Hajar pecah berarti palsu
5. Khusus 50.000 an, periksa teks lagunya, kalau bukan Indonesia raya pasti
palsu :)

Mengetes uang Rp. 10.000
1. Lipat menjadi 4 bagian secara memanjang
2. Tekan uang tersebut dengan tekanan secukupnya
3. Kalau uangnya jadi basah karena kawahnya tumpah atau kalau konde Cut
Nyak Dien lepas berarti palsu :)

Untuk uang Rp. 5.000
1. Ambil sisir rambut di rumah, kemudian gesekkan pada uang tersebut.
2. Apabila jenggot Imam Bonjol rontok berarti palsu. Apabila tambah panjang
berarti palsu juga!! :)

Untuk ngetes palsu-tidaknya Rp. 1.000
Cari SD Negeri terdekat, cukup taruh di trotoar depan sekolah, kalau hilang
berarti asli…. :)

Uang Rp. 500 an kertas agak susah dites, karena anak-anak SD aja sudah
nyuekin, satu-satunya cara adalah remes kenceng2, kalau monyetnya teriak
berarti palsu. :)

Selamat mencoba ya :)

Leave a Reply

Scroll To Top